Liputan Cerdas :
Istri Presiden Joko Widodo, Iriana mampir ke acara pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA), sebuah deteksi dini penyakit kanker terhadap masyarakat di halaman Pasar Limapuluh kota Pekanbaru, propinsi Riau.
Dia didampingi Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Riau, Mimi Yuliani Nazir dan istri Menteri Kabinet Kerja yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja disambut dengan penuh antusias.
Iriana juga berbincang dengan beberapa ibu-ibu yang menunggu antrean pemeriksaan IVA dengan jumlah peserta mencapai sekitar 200 orang. Spontan, mereka mengambil kesempatan mengambil foto serta bersalaman dengan Iriana.
"Ibu Iriana menyempatkan diri meninjau pemeriksaan IVA sebagai bentuk dukungan kuat untuk memerangi kanker serviks,"
ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI dr Untung Suseno Sutarjo, Rabu (29 Maret).
Program pemeriksaan IVA atau leher kanker rahim ini merupakan upaya pemerintah untuk memerangi penyakit tidak menular tersebut. Sejauh ini, ada beberapa orang yang terdeteksi penyakit tersebut.
"Pernikahan dini serta sanitasi yang tidak baik merupakan salah satu faktor penyebab kanker serviks. Segeralah diperiksa dan akan ditangani agar tidak menjalar ke tempat lain," kata Untung.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintahan Joko Widodo akan memberikan imunisasi guna mencegah adanya kanker leher rahim dalam waktu dekat.
Iriana melakukan kunjungan kerja di Pekanbaru dengan berbagai agenda pendidikan dan kesehatan untuk masyarakat. Dalam jadwal disebutkan istri Wakil Presiden Mufidah Jusuf Kalla juga ikut mendampingi, tapi tiba-tiba batal berangkat.
Iriana beserta rombongan dan Pasukan Pengamanan Presiden tiba di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dengan pesawat khusus Boeing 737-400, sekitar pukul 09.40 WIB disambut sejumlah pejabat dan para istri pejabat pemerintahan propinsi Riau.
Karo Humas Pemprov Riau Darusman menjelaskan, Istri Presiden Joko Widodo itu datang bersama rombongan Organisasi Aksi Solidaritas Era (Oase) Kabinet Kerja dan Kementerian Kesehatan serta lainnya dikawal ketat Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan sejumlah personel TNI Polri di Riau.
"Beberapa agendanya seperti di bidang kesehatan dan pendidikan. Buk Iriana didampingi istri pak Gubernur Riau Sisilita Arsyadjuliandi Rahman serta Kepala Dinas Kesehatan dan Kadis Pendidikan juga ibu-ibu Forkopimda," kata Darusman.
Kegiatan Iriana di Riau cukup padat namun dijadwalkan akan pulang hari ke Jakarta. Agenda pertamanya menemui anak-anak yang mengenyam di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Pekanbaru. Kemudian kegiatan kesehatan berupa pendeteksian dini kanker serviks bagi kaum hawa bersama Dinas terkait.
Istri Presiden Joko Widodo, Iriana mampir ke acara pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA), sebuah deteksi dini penyakit kanker terhadap masyarakat di halaman Pasar Limapuluh kota Pekanbaru, propinsi Riau.
Dia didampingi Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Riau, Mimi Yuliani Nazir dan istri Menteri Kabinet Kerja yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja disambut dengan penuh antusias.
Iriana juga berbincang dengan beberapa ibu-ibu yang menunggu antrean pemeriksaan IVA dengan jumlah peserta mencapai sekitar 200 orang. Spontan, mereka mengambil kesempatan mengambil foto serta bersalaman dengan Iriana.
"Ibu Iriana menyempatkan diri meninjau pemeriksaan IVA sebagai bentuk dukungan kuat untuk memerangi kanker serviks,"
ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI dr Untung Suseno Sutarjo, Rabu (29 Maret).
Program pemeriksaan IVA atau leher kanker rahim ini merupakan upaya pemerintah untuk memerangi penyakit tidak menular tersebut. Sejauh ini, ada beberapa orang yang terdeteksi penyakit tersebut.
"Pernikahan dini serta sanitasi yang tidak baik merupakan salah satu faktor penyebab kanker serviks. Segeralah diperiksa dan akan ditangani agar tidak menjalar ke tempat lain," kata Untung.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintahan Joko Widodo akan memberikan imunisasi guna mencegah adanya kanker leher rahim dalam waktu dekat.
Iriana melakukan kunjungan kerja di Pekanbaru dengan berbagai agenda pendidikan dan kesehatan untuk masyarakat. Dalam jadwal disebutkan istri Wakil Presiden Mufidah Jusuf Kalla juga ikut mendampingi, tapi tiba-tiba batal berangkat.
Iriana beserta rombongan dan Pasukan Pengamanan Presiden tiba di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dengan pesawat khusus Boeing 737-400, sekitar pukul 09.40 WIB disambut sejumlah pejabat dan para istri pejabat pemerintahan propinsi Riau.
Karo Humas Pemprov Riau Darusman menjelaskan, Istri Presiden Joko Widodo itu datang bersama rombongan Organisasi Aksi Solidaritas Era (Oase) Kabinet Kerja dan Kementerian Kesehatan serta lainnya dikawal ketat Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan sejumlah personel TNI Polri di Riau.
"Beberapa agendanya seperti di bidang kesehatan dan pendidikan. Buk Iriana didampingi istri pak Gubernur Riau Sisilita Arsyadjuliandi Rahman serta Kepala Dinas Kesehatan dan Kadis Pendidikan juga ibu-ibu Forkopimda," kata Darusman.
Kegiatan Iriana di Riau cukup padat namun dijadwalkan akan pulang hari ke Jakarta. Agenda pertamanya menemui anak-anak yang mengenyam di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Pekanbaru. Kemudian kegiatan kesehatan berupa pendeteksian dini kanker serviks bagi kaum hawa bersama Dinas terkait.

Post a Comment