Image and video hosting by TinyPic

Ponorogo Diguyur Hujan Deras , 17 warga DiKabarkan Tertimbun Longsor

Liputan Cerdas :
Akibat hujan deras yang terjadi Jumat malam, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur diterjang longsor, Sabtu pagi (1 April).
Dalam peristiwa itu, 17 warga setempat dikabarkan tertimbun longsor.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, dari informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang diterima pihaknya menyebut, kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB.

"Longsor yang menerjang permukiman warga ini, menimbulkan korban jiwa,"  kata Gus Ipul.

Menurut Gus Ipul, longsor yang terjadi ini menimbun rumah dan masyarakat yang sedang memanen jahe di bagian bawah lereng perbukitan.

"Berdasarkan laporan sementara dari BPBD Kabupaten Ponorogo, terdapat 17 orang yang masih tertimbun longsor," jelasnya.

Hingga saat ini, pihak BPBD belum bisa memastikan berapa jumlah keseluruhan korban yang tertimbun longsor. Baik warga yang di dalam rumah maupun yang saat kejadian tengah bekerja memanen jahe.

"Yang jelas, informasi sementara ada 17 orang yang tertimbun longsor," katanya.

Gus Ipul menambahkan, pihak BPBD bersama TNI, Polri, relawan dan masyarakat setempat masih melakukan evakuasi.

"Memang informasi yang kami terima, saat peristiwa itu terjadi, ada korban yang berhasil lari. Menurut laporan Kepala Desa Banaran, saat kejadian berlangsung cepat, korban di kebun sempat lari namun terkepung material longsoran kemudian tertimbun longsor,"  ungkap Gus Ipul.

Informasinya, rumah warga yang terdampak sekitar 25 hingga 30 rumah.

"Sudah ada alat berat di lokasi untuk evakuasi korban yang tertimbun longsor. Memang akses menuju lokasi cukup sulit dilalui karena jalan kecil," terangnya.

Terlebih lagi, ada banyak dari masyarakat yang berduyun-duyun menonton longsor.

"Sehingga jalan macet dan kendaraan terhambat. Komunikasi dengan HP dan radio komunikasi juga tidak lancar," katanya.

Diakui Gus Ipul, sebelum kejadian, sudah ada tanda-tanda longsor. BPBD telah memperingatkan warga akan bahaya longsor. Saat malam hari warga mengungsi sementara.

"Namun saat warga kembali ke rumah pada pagi hari untuk bekerja, longsor menerjang saat tidak ada hujan. Posko juga sudah didirikan di Desa Banaran. Inilah salah satu ketidakpastian dari longsor yang sulit diprediksikan kapan secara pasti terjadi longsor," tandas Gus Ipul.

Post a Comment

[blogger]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.