Liputan Cerdas :
Satu dari tiga pelaku penusukan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) diringkus aparat kepolisian. Pria berinisial R ditangkap pada Sabtu (29 April) tadi malam, di daerah Jawa Timur.
"Iya sudah kita tangkap tadi malam, ada satu yang kita tangkap.
Dia ini warga Jawa Timur ditangkap di Jawa Timur," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Minggu (30 April).
Kata Argo, hingga kini R masih dalam perjalanan ke Jakarta. Nantinya, R akan langsung menjalani pemeriksaan di Jakarta. Hingga kini, kepolisian masih memburu pelaku lain yang melakukan penusukan.
"Iya baru satu ini yang kita amankan. Nanti akan kita tanyai seputar pelaku lain yang belum ditangkap, hingga mencari tahu alasan dia ikut melakukan penusukan terhadap dua anggota Pasapamres tersebut," kata Argo.
Lebih lanjut Argo mengatakan, R diketahui merupakan pedagang es balok yang tidak jauh dari lokasi Prajurit Satu Pasaribu dan Prajurit Dua Fatah Kudus mengalami penusukan. "Dia jualan es balok itu di sekitar situ," tandasnya.
Seperti diketahui, dua orang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) kini harus menjalani perawatan medis. Sebab, dua orang itu mendapatkan luka tusuk setelah mendapatkan perbuatan tak menyenangkan dari tiga orang pria tak dikenal, di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (24 April) malam,
Prajurit Satu Pasaribu mengalami luka tusuk di bagian perut sebelah kanan dan kiri. Sedangkan Prajurit Dua Fatah Kudus mengalami pendarahan di bagian mulut dan luka tusuk di bagian punggung sebanyak lima tusukan.
Satu dari tiga pelaku penusukan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) diringkus aparat kepolisian. Pria berinisial R ditangkap pada Sabtu (29 April) tadi malam, di daerah Jawa Timur.
"Iya sudah kita tangkap tadi malam, ada satu yang kita tangkap.
Dia ini warga Jawa Timur ditangkap di Jawa Timur," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Minggu (30 April).
Kata Argo, hingga kini R masih dalam perjalanan ke Jakarta. Nantinya, R akan langsung menjalani pemeriksaan di Jakarta. Hingga kini, kepolisian masih memburu pelaku lain yang melakukan penusukan.
"Iya baru satu ini yang kita amankan. Nanti akan kita tanyai seputar pelaku lain yang belum ditangkap, hingga mencari tahu alasan dia ikut melakukan penusukan terhadap dua anggota Pasapamres tersebut," kata Argo.
Lebih lanjut Argo mengatakan, R diketahui merupakan pedagang es balok yang tidak jauh dari lokasi Prajurit Satu Pasaribu dan Prajurit Dua Fatah Kudus mengalami penusukan. "Dia jualan es balok itu di sekitar situ," tandasnya.
Seperti diketahui, dua orang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) kini harus menjalani perawatan medis. Sebab, dua orang itu mendapatkan luka tusuk setelah mendapatkan perbuatan tak menyenangkan dari tiga orang pria tak dikenal, di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (24 April) malam,
Prajurit Satu Pasaribu mengalami luka tusuk di bagian perut sebelah kanan dan kiri. Sedangkan Prajurit Dua Fatah Kudus mengalami pendarahan di bagian mulut dan luka tusuk di bagian punggung sebanyak lima tusukan.

Post a Comment