
Depok - Wakapolresta Depok AKBP Faisal Ramdhani tidak pernah punya firasat akan kematian sepupunya, Muhammad Rizki (23), korban tewas akibat pohon tumbang di Jalan Akses UI, Depok. Namun sebelum kejadian itu, Faisal sempat mencegah Rizki untuk pergi ke Jakarta.
Faisal mengatakan, sepupunya itu berangkat dari Polresta Depok sekitar pukul 12.00 WIB dengan ditemani sopirnya Husein dan seorang anggota Polresta Depok Bripda Dani Tugas Pangestu. Faisal berniat menginap di hotel di Cililitan untuk mengikuti tes di Politelnik Imigrasi.
"Saya sempat cegah dia, 'sudah ngapain kamu nginap di hotel, di sini saja, toh Cililitan dekat ini'," ujar AKBP Faisal di rumah dinas di Mapolresta Depok, Jl Margonda Raya, Kota Depok, Selasa (2/5/2017).
Namun Rizki saat itu bersikeras untuk berangkat. Faisal lalu meminta drivernya Husein dan seorang anggota Polresta Depok Bripda Dani Tugas Pangestu untuk mengantarnya.
"Karena memaksa, ya sudah diantar sama Husein dan Dani pakai mobil saya," ujarnya.
Ketiganya bertolak dari Polresta Depok sekitar pukul 12.00 WIB selepas dzuhur. Saat itu cuaca masih terik matahari dan belum turun hujan.
"Pas berangkat masih terang, mereka mampir dulu ke Gramedia untuk membeli buku," ungkapnya.
Setelah membeli buku, ketiganya lalu berangkat menuju Jakarta sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu Depok sedang dilanda hujan deras disertai angin kencang.
Namun tanpa diduga, sebuah pohon tiba-tiba tumbang dan menimpa mobil Honda Jazz bernopol B 1618 AAU yang ditumpangi ketiganya. Menurut Faisal, batang pohon menindih kap mobil dengan posisi diagonal.
"Rizki duduk di depan di samping Dani. Yang bawa mobil Dani, sedangkan Husein duduk di belakang," tutupnya
Post a Comment