January 2017



YUK JOIN BERSAMA KAMI...

BAGI-BAGI ANGPAO
CERDASPOKER , Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku tidak ada perayaan khusus untuk memperingati Imlek tahun ini. "Momen Imlek kali ini akan dimanfaatkan Ahok untuk berkumpul bersama keluarga''

Ahok mengatakan, momen Imlek biasanya ia manfaatkan untuk mudik ke kampung halamannya di Belitung Timur. Namun, karena Imlek kali ini waktunya berdekatan dengan debat kedua cagub-cawagub DKI, Ahok memilih merayakan Imlek di Jakarta.

"Enggak (pulang ke Belitung) karena tanggal 27 debat. Biasanya makan-makan saja," kata Ahok di kawasan Ulujami, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis, 26 Januari 2017.

Kendati tak ada persiapan atau ritual khusus yang disiapkan, Ahok tetap menjalan tradisi bagi-bagi angpao.

"Imlek kalau sudah tua, enggak perlu banyak persiapan. Persiapan ambil duit saja, (kasih) angpau," Ahok menandaskan CERDASPOKER  akan membagikan Hadiah Angpao kepada Member-member nya ^_^
Yuk...Untuk Pendaftaran , Silahkan KLIK DAFTAR





CERDASPOKER.com , Jakarta - Para pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Rumah Lembang, Menteng, mendadak riuh. Seorang ibu berteriak kalau ada musisi Ahmad Dhani di Posko relawan Ahok-Djarot itu.

"Ada Ahmad Dhani ini, foto-foto ayo," ujar ibu itu pada temannya di Rumah Lembang, Jakarta Pusat, Rabu (25/1/2017).

Usai foto-foto, ibu itu baru menyadari bila sosok yang diperebutkan untuk berfoto adalah Ahmad Dhani KW atau pria yang hanya mirip Ahmad Dhani.

"Saya bukan Dhani Bu, mirip doang," ujar pria bernama Yoram itu.

Wajah dan gaya berbusana Yoram memang sangat identik dengan Ahmad Dhani.

Meski mengaku hanya Dhani KW, warga tetap memburu Yoram untuk foto bersama. Yoram mengaku datang ke Rumah Lembang untuk memberi dukungan pada Ahok.

"Saya ngambil antrean dari subuh. Saya lihat mereka sampai turun ke rumah-rumah, dan bahkan ini mereka dibayar dengan gaji yang memadai," ujar dia


Melihat keinerja Ahok-Djarot, Yoram menyatakan akan memilih Ahok-Djarot pada hari pencoblosan Februari nanti.

"Saya pilih dua," ucap Yoram kepada Tim CerdasPoker.com




CERDASPOKER , Jakarta -  Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta menjadi isu paling populer sepanjang 2016. Adapun tokoh paling populer adalah cagub DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Hal ini diketahui berdasarkan hasil riset Center for Digital Society (CfDS) Universitas Gadjah Mada (UGM), mengenai isu dan tokoh populer di Indonesia sepanjang 2016.


CfDS mengolah lima isu utama dari isu spesifik dan sosial politik pada Oktober-Desember 2016, yakni reklamasi Jakarta, Pilkada DKI, vaksin palsu, mudik Lebaran, dan amnesti pajak.

"Dari pengolahan data tim riset, muncul hasil secara umum isu Pilkada DKI merupakan isu paling banyak dikomentari, serta isu dengan jumlah berita terbanyak," ujar tim asisten peneliti CfDS, Daniswara, di UGM, Selasa 24 Januari 2017.

Sedangkan isu yang paling sedikit mendapat komentar adalah vaksin palsu.

Adapun tokoh populer dari tiga kategori berbeda, yaitu kalangan politik, dunia hiburan, dan alim ulama, muncul 20 nama di antaranya Mario Teguh, Agnes Monica, Raffi Ahmad, SBY, Jokowi, Ahok, Aa Gym, Ustaz Arifin Ilham, hingga Ustaz Felix Siauw.

Dari 20 nama itu, yang paling populer sepanjang 2016 adalah Ahok, SBY, Jokowi, Prabowo, dan Mario Teguh.

Berdasarkan hasil riset, berita Ahok di online mendapatkan komentar terbanyak. Grafiknya sangat signifikan dibanding tokoh lainnya.

Adapun Presiden ke-6 RI yaitu Susilo Bambang Yudhoyono, mendapatkan komentar negatif terbanyak dibandingkan tokoh lainnya.

Research Manager CfDS Viyasa mengungkapkan, terdapat pola segmentasi yang berbeda oleh netizen di kanal berita online dan Facebook.

"Laki-laki cenderung lebih aktif untuk berkomentar mengenai isu-isu dan tokoh di berita online maupun Facebook," ucap CERDASPOKER.COM
Riset ini dibuat berdasarkan tanggapan netizen di berita online yakni Liputan CERDASPOKER.COM , serta sosial media Facebook. Riset mengambil sampel 5.969 berita dan total jumlah komentar 12.876 baik dari berita online maupun Facebook.


CERDASPOKER.COM , JAKARTA - Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memulai Senin (23/1/2017) pagi dengan mengunjungi pemukiman padat penduduk di Kelurahan Balekambang, Condet, Jakarta Timur.

Mengenakan kemeja lengan panjang kotak-kotak Ahok menyapa setiap warga yang antusias ingin berfoto atau bersalaman dengannya.

Calon gubernur DKI nomor urut dua ini masuk ke gang sempit, hingga melihat tepi Kali Ciliwung.

Ahok juga mendapat cerita warga yang kini tak pernah lagi kebanjiran.

"Harusnya kalau normalisasi (sungai) selesai ini (Ciliwung) sudah beres, hulu kan. Makanya kita ngerjain dari hilir (utara) kami kerjain," kata Ahok kepada Cahyadi (65) warga RT 008/05 Balekambang.

Menurutnya, setelah saluran air di hilir Jakarta sudah dinormalisasi, baru menyusul ke wilayah hulu di Jakarta timur.

"Kami sudah beresin hilirnya. Harusnya Jakarta Timur dan Jakarta Selatan tidak perlu banjir, tapi kami pasti normalisasi karena takutnya longsor tergerus air. Saya takut rumah-rumah terbawa. Jadi kalau saya mau pasang beton, butuh tanahnya untuk membawa itu," kata Ahok kepada Team CerdasPoker.com



CERDASPOKER , Jakarta - Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menegaskan, bahwa mantan gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tak ada hubungan dengan dugaan korupsi dana hibah Kwarda Pramuka DKI tahun 2014-2015 yang menjerat Sylviana Murni.

Pernyataan Ahok itu untuk menanggapi Sylviana yang menyebut Jokowi lah yang mengeluarkan SK pemberian dana hibah.


Meski demikian, Ahok mengakui jika Jokowi menandatangani hibah yang masuk dalam APBD 2014.

"Mana ada nyeret-nyeret Pak Jokowi? Dia (Sylvi) ngomong gitu, enggak ada hubungannya (Jokowi)," ujar Ahok di Kawasan Blok M, Minggu, 22 Januari 2017.

Cagub nomor urut dua itu menjelaskan, pihak pemberi dana tak dapat dikaitkan dengan dugaan korupsi tersebut. Sebab yang mengelola dana adalah pengelola anggaran yakni Kwarda pramuka DKI yang saat itu diketuai Sylviana Murni.

"Kalau tanda tangan kasih hibah, kan enggak ada urusan, memang kita kasih hibah kok. Kalau (penggunaan) hibah enggak bener ini urusan yang nerima," jelas Ahok kepada CERDASPOKER
Jika merasa tak terima, kata Ahok, Sylviana Murni bisa mengajukan praperadilan.

"Kalau merasa enggak salah, minta praperadilan saja," kata Ahok.

Cawagub Djarot Siap Debat Putaran Kedua Pilkada DKI Jakarta





CERDASPOKER.COM , Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta akan kembali menggelar debat kedua Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur (cagub-cawagub) Pilkada Ibu Kota pada 27 Januari. Cawagub nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat menyatakan siap mengikuti debat tersebut.
Tema dalam debat kedua tersebut adalah soal reformasi birokrasi dan pelayanan publik. Djarot yakin pengalamannya bersama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam memimpin Jakarta serta 10 tahun menjadi Wali Kota Blitar, Jawa Timur, akan membuat debat kedua bisa dilewatinya dengan baik.

"Kami sudah bekerja, kami sudah mengerjakan itu. 10 tahun ketika jadi Wali Kota Blitar sehingga reformasi, birokrasi kami sudah siap," ucap Djarot di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Sabtu (21/1/2017).

Tak hanya itu, ia juga mengaku telah siap jika dalam debat nantinya kebijakan pembangunan DKI Jakarta selama ini dievaluasi. Djarot Saiful Hidayat meyakini, kebijakan pembangunan yang telah diambil saat ini telah dinikmati warga.

"Prinsipnya begini, Basuki-Djarot sudah mengerjakan, sehingga bisa dievaluasi, silakan. Yang lain kan masih akan, akan, akan, (tapi) kami sudah bekerja," kata dia kepada CerdasPoker.com

Menurut dia, kebijakan pembangunan tersebut sudah unggul atau tidak, yang menilai dan menikmati itu adalah warga Ibu Kota. Jadi, kata Djarot, dia dan Ahok tidak bisa mengklaim lebih unggul atau tidak layaknya pertandingan futsal.

"Ini bukan pertandingan sepak bola atau futsal unggul atau tidak, itu tidak ditentukan persepsi pasangan calon, tapi lebih banyak yang nilai masyarakat Jakarta, yang bisa tentukan dan memilah mana yang rasional, baik, cocok, dan terbukti bisa dijalankan," ujar dia untuk CerdasPoker.com

"Jadi bukan masalah berapa skornya ini bukan bola futsal atau basket," tambah Djarot Saiful Hidayat.

Debat cagub DKI putaran pertama telah berlangsung pada Jumat malam, 13 Januari lalu di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Sedangkan putaran kedua berlangsung pada 27 Januari dan ketiga akan berlangsung pada 10 Februari.


Mungkin banyak dari kita yang masih asing dengan nama Digicoop. Ini adalah ponsel lokal yang merupakan singkatan dari Digital Koperasi yang diinisiasi oleh Koperasi Digital Indonesia Mandiri (KDIM). Bagi Anda yang belum familiar, KDIM merupakan inisiasi Masyarakat Telematika (Mastel) dan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII).





KDIM adalah koperasi, dimana badan ini turut melibatkan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Kementerian Koperasi Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan PT Jalawave Integra. Selain itu, dua operator seluler Telkomsel dan XL Axiata juga dilibatkan. Ponsel ini diproduksi di pabrik yang terletak di Cikarang, Jawa Barat dan peluncuran ponsel tersebut juga dihadiri oleh Menkominfo, Rudiantara. Digicoop sendiri akan menyasar segmen yang belum banyak diisi oleh produsen ponsel lain. Ponsel ini sendiri sudah menerima sebanyak 1.500 unit pesanan, yang berarti minat atas ponsel ini cukup tinggi. Lalu apa saja spesifikasi yang dimiliki Digicoop? Dilihat dari spesifikasinya, Digicoop 01 mengusung spesifikasi khas ponsel low-end. Smartphone ini memiliki layar seluas 4,7 inci dengan resolusi FWVGA dan disokong oleh prosesor quad-core 1,5GHz. Selain itu, terdapat pula RAM sebesar 1GB dengan kapasitas penyimpanan sebesar 8GB. Smartphone ini juga sudah mendukung jaringan 4G. Untuk keperluan fotografi, smartphone ini memiliki kamera utama beresolusi 5MP dan kamera depan beresolusi 2MP. Sistem operasi yang dijalankan oleh smartphone ini adalah ID3OS yang merupakan custom dari Android. Tak ketinggalan baterai sebesar 1.800mAh juga diusung oleh smartphone ini. Rencananya, ponsel lokal ini bakal dibanderol seharga Rp1,2 jutaan.




BERITA CERDAS - Desakan pembubaran organisasi massa (ormas) Front Pembela Islam (FPI) kembali mengemuka. Kali ini disuarakan saat apel kebangsaan 20 ormas dengan tema "Masyarakat Jawa Barat Bersatu untuk Mengawal Petisi Bersama". Apel bersama itu digelar di depan Kantor Gubernur Jawa Barat (Gedung Sate), Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat.

Tuntutan pembubaran FPI itu tertuang dalam petisi yang diajukan saat apel kebangsaan 20 ormas. Selain pembubaran FPI, petisi tersebut terkait adanya penistaan Pancasila dan budaya, serta pemecah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI.

Tujuan dilakukan apel akbar kebangsaan yang diikuti sekitar 2.000 orang tersebut untuk mendukung penegakan hukum oleh Polda Jawa Barat dalam penyidikan pimpinan FPI Rizieq Shihab atas kasus penistaan Pancasila sebagai lambang negara.

Menurut salah satu Ketua Majelis Adat Sunda, M Ari Mulia Subagja, proses hukum yang berlaku sekarang ini harus diteruskan tanpa pandang bulu.

"Siapa pun yang melakukan penistaan-penistaan harus diproses secara hukum," ucap Ari di Bandung, Kamis (19/1/2017).






Ari mengaku puas dengan kinerja kepolisian yang dianggapnya kini telah bangkit dari keterpurukannya. Alasannya, kata Ari, beberapa periode waktu yang lalu kepolisian dianggap lemah dalam menanggapi berbagai kasus penistaan lambang dan panji-panji negara oleh kelompok tertentu.

Ari menjelaskan, kasus penistaan lambang negara Pancasila dinilai mandek dari 2013. Sementara, kasus penistaan budaya yang memelintir kata "Sampurasun" menjadi "campur racun" juga jalan di tempat sejak 2015.

"Terlapor keduanya adalah Rizieq Shihab dan mungkin masih banyak lagi kasus lain yang belum terungkap," ujar Ari.

Dalam apel ini, hadir Ketua DPRD Kota Bandung Ahmad Nugraha dan pelapor Rizieq Shihab, Sukmawati Soekarnoputri. Sukmawati dalam orasinya mengatakan, selalu perlu untuk melakukan napak tilas ke lokasi bekas perjuangan para pahlawan yang dulu memerdekakan Indonesia.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan turut memberi respons, kendati tidak menghadiri langsung apel akbar kebangsaan yang digelar di depan kantornya. Dia meyakini warganya memiliki komitmen untuk menjaga keutuhan Indonesia.

Adapun dalam acara itu beberapa simpatisan memajangkan spanduk bertuliskan beragam macam kalimat. Misalnya, "Bubarkan FPI dan Segera Tetapkan Sebagai Organisasi Terlarang", "Mengajak Seluruh Komponen Masyarakat Jabar untuk Menolak Bahaya Gaya ISIS", "Usir Anti Toleransi Berbudaya dan Berbangsa", "Usir Anti Pancasila Sebagai Ideologi Berbangsa dan Bernegara", serta "Dukung Kapolda Jabar dalam Penegakan Proses Hukum Rizieq Shihab".



Tolak Pembubaran FPI

Tuntutan pembubaran FPI bergaung di Bandung. Sementara di Ibu Kota, sekumpulan perwakilan ormas Islam yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI berkumpul di Aula Hamka, Kompleks Al-Azhar, Jakarta Selatan. Mereka mendeklarasikan dukungan terhadap pimpinan FPI Rizieq Shihab yang dianggap sudah dikriminalisasikan.

"Kami menolak segala bentuk krimilisasi Habib Rizieq dan ulama lainnya, serta kami juga menolak pembubaran FPI dan Ormas Islam lain," ucap M Zaitun Rasmin, perwakilan para pimpinan ormas yang berdiri berjajar di aula tersebut, Kamis (19/1/2017).

Mereka menyebutnya sebagai deklarasi persaudaraan umat Islam. Ada tujuh poin yang mereka deklarasikan. Di poin terakhir, GNPF MUI menolak pembubaran FPI yang mulai santer terdengar.

Berikut deklarasi lengkapnya:

"Pertama, Kami adalah umat yang satu dalam satu kesatuan aqidah dan keyakinan sebagai hamba Allah Yang Maha Kuasa, Tuhan Yang Maha Esa.

Kedua Kami adalah satu kesatuan dalam persaudaraan ukhuwah Islamiyah yang bersaudara dalam ikatan aqidah dengan Tuhan yang satu Allah Tuhan Yang Maha Esa, kitab suci yang satu Al Quran, dengan Rasul yang satu Muhammad Rasulullah pembawa dinul haq dari Allah Yang Maha Kuasa sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Ketiga, Kami adalah satu kesatuan umat dalam persaudaraan ukhuwah lslamiyah yang mengedepankan kemaslahatan umat dan bangsa daripada kemaslahatan pribadi dan kelompok kami sendirisendiri dan memandang umat lain warga negara dan bangsa dengan pandangan saling menghormati hak-hak bertetangga secara baik (husnul jiwar) demi menjaga keutuhan NKRl. Menjaga kedaulatan NKRl adalah tanggung jawab bersama, tanggung jawab kenegaraan sekaligus tanggungjawab keagamaan.

Keempat, kami bertekad untuk menjaga kedaulatan NKRl yang berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, dengan mewujudkan supremasi hukum Allah yang Maha Kuasa dalam seluruh hirarki peraturan perundangan dalam rangka mewujudkan kemanusiaan yang adil den beradab serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia denga cara menegakkan sistem permusyawaratan/perwakilan rakyat yang dipimpin oleh hikmah.

Kelima, kami bertekad mewujudkan NKRl yang penuh berkah yang mammelindungi segenap bangsa Indonesia sebagai hamba Allah Yang Maha Kuasa dan seluruh tumpah darah Indonesia sebagai zamrud du khatulistiwa bumi Allah Tuhan Yang Maha Esa dengan, melundungi aqidah dan kepercayaan kepada Allah Yang Maha Esa, serta memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa sehingga menjadl bangsa yg beriman dan bertaqwa yang hidup tenteram dan damai dalam negara yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafuur.

Keenam, kami sepenuhnya mendukung MUl sebagai lembaga fatwa bagi ummat Islam Indonesia dan kami menolak segala upaya delegitimasi fatwa MUl.

Terakhir, kami menolak segala bentuk krimilisasi Habib Rizieq dan Ulama lainnya, serta kami juga menolak pembubaran FPI dan ormas Islam Iainnya."

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.